7 Jenis Bahan Hijab Pashmina yang Paling Nyaman dan Banyak Dipilih Konsumen

Lebih banyak pilihan model hijab saat ini, membuat banyak perempuan yang memutuskan untuk mengenakan jilbab dalam berbagai kesempatan. Trend busana dari tahun ke tahun memang selalu mengalami perubahan, mulai dari gaya busana ala-ala Barat hingga Korea yang cukup booming di dalam negeri, tak kalah dengan itu juga ada busana muslimah yang diaplikasikan dengan hijab. Meskipun bukan hal yang baru lagi, namun sejalan dengan perkembangan waktu memang kian banyak diantara wanita yang memutuskan untuk menutup auratnya dengan menggunakan hijab ini. Sehingga tidak bisa dipungkiri jika seandainya model-model baru juga dikeluarkan di pasaran sehingga konsumen tidak akan bosan. Salah satu diantaranya adalah hijab pashmina model terbaru.

Model ini memang sudah ada sejak lama, yaitu dengan bentuk persegi panjang dan umumnya bisa dipakai dalam berbagai gaya. Sehingga banyak diantara anak muda yang lebih senang mengoleksi jilbab pashmina ini dibandingkan dengan yang lainnya. Meskipun ada beberapa orang yang justru merasa kesulitan dalam menggunakannya. Jika dilihat-lihat ke pasaran maka tawaran motifnya juga kian bervariasi, mulai dari monocrom, bunga-bunga atau yang lainnya.

Khususnya untuk Anda yang memang ingin tampil cantik menggunakan hijab pashmina ini, agaknya juga harus mempertimbangkan pilihan bahannya, sehingga berjilbab tetap terasa nyaman. Berikut ini beberapa pilihan jenis kain yang tepat digunakan untuk berhijab, diantaranya adalah:

  1. Sifon, bahan yang satu ini memiliki karakteristik ringan dan juga menerawang, sehingga ketika ingin menggunakan jilbab dengan bahan ini sebaiknya diimbangi dengan inner, entah itu yang biasa maupun ninja, sehingga aurat tetap terjaga. Bahan tersebut juga memiliki look yang bagus, khususnya bagi Anda yang memiliki bentuk wajah chubby.
  2. Hycon, karakteristik dari kain hycon ini adalah halus dan tidak licin, serat kainnya sendiri juga lebih rapat sehingga tidak menerawang ketika digunakan. Namun untuk mereka yang senang mengaplikasikan hijab syar’i yang panjang lebih senang merangkapnya dengan 2 jilbab. Pilihan warnanya beragam dan cenderung nude atau kalem.
  3. Satin, bahan ini banyak dipakai untuk jenis-jenis hijab di acara penting, layaknya pernikahan maupun untuk acara pesta. Karena memang tampilannya terlihat sangat wah, memiliki look mengkilap dan agak licin ketika diaplikasikan, hampir semua hijab yang dibuat dari bahan ini tidak memiliki motif alias polosan, namun beberapa ada yang ditampilkan dalam 2 gradasi warna berbeda.
  4. Viole, bahan ini tergolong halus dan juga dingin dipakai, namun tampilannya tidak rapi, yaitu agak lecek, meskipun sudah disetrika cukup lama, namun tidak akan bisa menghilangkan kesan lecek dari jilbab  tersebut. Keuntungannya adalah mudah sekali dirawat, tanpa perlu menyetrika maka Anda sudah bisa menggunakannya.
  5. Ceruti, kain yang satu ini merupakan campuran dari sutra dan juga karakteristiknya elastis, sehingga terlihat melar ketika dipakai, nyaman namun membutuhkan perawatan yang agak resel, khususnya dalam hal mencuci dan juga penyimpannya. Hendaknya kain ini juga harus disetrika dengan hati-hati agar tidak melar.
  6. Sutera, tergolong mahal harganya, karena memang memiliki tingkat kehalusan yang tinggi diimbangi juga dengan nilai kenyamanannya, karena tergolong tipis, kain ini juga harus dirawat dengan hati-hati.
  7. Katun, bahan yang paling banyak dipilih oleh konsumen ketika membeli jilbab, karena daya serap terhadap keringatnya tinggi sehingga sangat nyaman digunakan pada siang hari, kepala tidak akan terasa lepek.

Itulah beberapa pilihan bahan hijab pashmina yang paling nyaman dan banyak dipilih konsumen.

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *